baby-class
img-thumb
Admin
22 Januari 2024
Motorik Halus: Kunci Kemandirian dan Kreativitas Anak

Sri Wulandari, S.E.

Motorik halus merupakan kemampuan gerakan kecil dan terkoordinasi yang melibatkan otot kecil seperti tangan, jari, dan pergelangan tangan. Kemampuan ini sangat penting bagi anak untuk menjalankan tugas-tugas sehari-hari seperti menulis, menggambar, membaca, dan berbagai keterampilan akademik lainnya, bahkan aktivitas kompleks seperti memasak atau bermain.

Motorik halus berperan penting dalam perkembangan anak, meliputi kemandirian, kemampuan belajar, dan kreativitas. Pengembangan motorik halus pada anak memainkan peran krusial dalam perkembangan mereka secara keseluruhan. Dengan memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas yang merangsang keterampilan motorik halus, kita dapat membantu anak tumbuh dan berkembang dengan lebih baik serta meraih potensi mereka sepenuhnya.

 

Di Sekolah Anak Merdeka, kami berkomitmen untuk melatih siswa-siswi agar perkembangan motorik halus mereka berkembang dengan baik dan sesuai dengan tahapan pertumbuhannya. Berbagai strategi diterapkan dalam kurikulum sekolah untuk meningkatkan keterampilan motorik halus, antara lain:

  • Bermain dengan playdough atau clay dough untuk membentuk berbagai bentuk kecil.
  • Membuat puzzle dan menyusun balok.
  • Bermain tekstur dengan media tepung dan gula.
  • Mengadakan mini cooking class dan berlatih mencuci piring atau gelas dengan sponge.
  • Memindahkan kacang-kacangan dari satu wadah ke wadah lain dengan sendok atau tweezer.
  • Belajar menggunakan peg untuk menjepit dan menggantungkan media seperti celana yang terbuat dari kertas.
  • Mengupas kulit telur dan meronce untuk membuat karya seperti kalung dan gelang.
  • Menempel object seperti sedotan, kacang-kacangan, atau froot loops dengan mengikuti bentuk.
  • Melukis dengan menggunakan spray bottle dan menulis dengan media tepung, garam, atau pasir kinetik.

Kegiatan-kegiatan di atas membantu siswa-siswi mencapai perkembangan motorik halus yang optimal. Dengan melatih motorik halus, kita membuka gerbang bagi anak untuk belajar secara mandiri, kreatif, dan mencapai potensi mereka secara maksimal.