baby-class
img-thumb
Admin
22 Januari 2024
Student-Led Conference: Berani Tampil, Berani Berbagi

Winda Septrili Hutagalung, S.Pd.

Pendidikan anak bukan sekadar tentang mengajarkan mereka membaca, menulis, atau berhitung. Ini tentang membentuk dasar-dasar pembelajaran seumur hidup, termasuk keterampilan sosial, kemandirian, dan kepercayaan diri. Salah satu cara inovatif untuk memperkenalkan konsep-konsep ini adalah melalui Student-Led Conference, atau Konferensi yang Dipimpin oleh Siswa. Student-Led Conference adalah acara di mana anak-anak memiliki kesempatan untuk memimpin pertemuan dengan orang tua atau wali mereka, serta guru mereka, untuk berbagi pengalaman dan pencapaian mereka di sekolah.

Di Sekolah Anak Merdeka, anak-anak diberi kesempatan untuk menyampaikan hasil belajar yang mereka dapat di sekolah kepada orangtua melalui kegiatan Student-Led Conference. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada term ketiga dengan persiapan matang oleh guru maupun anak. Saat kegiatan ini, anak-anak terlebih dahulu akan memberi salam serta memperkenalkan topik yang akan dipresentasikan. Kemudian, anak-anak diberi waktu untuk presentasi, di mana mereka dapat memperlihatkan karya seni, proyek-proyek, menyanyi dan bergerak, eksperimen sains, membaca, bermain alat musik, dan matematika. Setelah presentasi, orang tua atau wali diberikan kesempatan untuk bertanya kepada anak tentang apa yang telah mereka lihat atau dengar. Ini adalah kesempatan bagi anak-anak untuk berbicara lebih lanjut tentang minat mereka kepada orangtua serta bagi orangtua untuk melihat dan mengenal perkembangan yang didapat oleh anak selama belajar di sekolah.

Hal terakhir adalah mencatat hasil konferensi, termasuk perkembangan dan tujuan anak. Ini membantu dalam memantau kemajuan anak dari waktu ke waktu. Selain itu, memberikan pujian kepada anak atas upaya dan pencapaian mereka adalah hal penting yang harus dilakukan sebagai bentuk apresiasi.

Student-Led Conference adalah alat yang kuat untuk memperkenalkan anak-anak TK pada konsep kemandirian, komunikasi, dan refleksi diri. Dengan memberikan mereka kesempatan untuk memimpin presentasi tentang pembelajaran mereka, kita dapat membantu membangun pondasi yang kokoh untuk perkembangan akademis dan sosial anak di masa depan.